Jumat, 28 Oktober 2011

15 Oktober 2011

Hari sabtu tanggal 15 Oktober 2011 merupakan hari besarku. Kenapa? Ya karel aku aku di wisuda. Hmmm senang dan lega sekali rasanya. Karena selama ini aku ingin sekali melepaskan status sebagai mahasiswa. Aku ikut gelombang 1 wisuda di tahun ajaran ini. Pada pagi hari tepat sekitar pukul 04.30 WIB aku bangun pagi seperti biasa dan juga sholat shubuh. Setelah itu nonton tv dan juga melihat berita, update perkembangan seputar peristiwa di Indonesia dan juga belahan dunia.

Setelah itu sekitar pukul 6.30 Aku berangkat ke kampus dan langsung menuju Sportorium UMY lokasi wisuda. Di sana sudah ada temen-temen yang juga di wisuda pada hari itu. Ada sekitar 835 mahasiswa UMY yang di wisuda. Dari Fakultas Fisipol sekitar 180 Mahasiwa dan dari Jurusan Ilmu Komunikasi kali ini mewisuda 101 Mahasiswa. Wooww banyak sekali dari Komunikasi. Biasanya dari Komunikasi paling sedikit diantara jurusan lain di Fisipol. Tapi kali ini Komunikasi yang paling banyak. Dari angkatan 2006 saja ada sekitar 26 orang mahasiswa. Biasanya angkatan 2006 jika wisuda sekitar 10 orang. Tapi kali ini yang paling banyak.

Muka, senyum dan ekpresi ceria nampak dari seluruh wisudawan yang ada semua. Termasuk aku yang tentu saja sangat senang dan antusias ikut pada wisuda kali ini ya walaupun lulus dengan target yang meleset tapi tetap selalu bersyukur dan berterima kasih pada Allah SWT dan juga kedua orang tuaku.

Alhamdulillah juga aku masuk dalam kategori cumlaude. Ada 20 Wisudawan di Komunikasi yang dinyatakan lulus dengan cumlaude, salah satunya aku. Senang rasanya jerih payah selama kuliah ini akhirnya bisa juga lulus dan predikat cumlaude. Tentu saja orang tuaku juga senang sekali. Pada pagi hari sebelum aku berangkat ke kampus, nampak senyum bahagia di ekspresinya.

Sekitar pukul 9 acara dimulai dengan diawali dengan mars Muhammadiyah sang surya, mars UMY, dan juga di panggilnya wisudwan yang lulus terbaik dari masing-masing fakultas dan jurusan. Waktu untuk menuggu untuk maju ke depan memamg lumayan lama karena yang di wisuda juga banyak. Tiba giliran ku di panggil "Aunurrofiq Fitriadi dengan predikat cumlaude" ya kira-kira begitulah ketika mc membaca dan aku maju kedepan ke arah dekan dan kajur untuk menerima ijazah dan juga kalung dari universitas.

Tapi diwuda kali ada yang berbeda, dan mungin juga terasa aneh. Jika mendengar cerita dari temen-temen yang diwisuda di bulan Februari dan juga Juni kemarin. Suasana bgitu hidmat dan terasa banget. Tidak seperti di wisuda Oktober kurang kondusif banyak yang naik ke atas, jalan-jalan, keluar. Terus juga ada perbedaan biasanya yang cumlaude itu duduk didepan kali ini duduknya biasa mencampur di belakang, tidak didepan. Yang melakukan wisuda rektor tapi kali ini dekan. Terus juga di panggil dengan nama, orang tua, alamat. Sehabis acara ada acara sarasehan dengan rektor dan juga pimpinan universitas tapi kali cuma untuk yang terbaik saja.

Bisa juga dimaklumi karena yang wisuda pada kali ini sangat banyak sekali dan juga mungkin agak binggung dalam hal pengaturan dan juga persiapan. Terlepas dari itu semua tapi tetap bersyukur dan tetap senang. Alhamdulillah.







Jumat, 02 September 2011

Yudisium :)




Alhamdulillah 19 Agustus 2011 kemarin yudisium Fisipol UMY. Kalo dalam sebuah pernikahan yudisium itu seperti ijab qobul dan wisuda merupakan resepsi. Yudisium kali ini diikuti sekitar 200 Mahasiswa dengan jumlah terbesar dari Jurusan Ilmu Komunikasi dengan 103 Mahasiswa dan dari angkatan 2006 ada 26 orang.

Senang bisa ikut Yudisium, apalagi dengan temen-temen yang seangkatan. Hari itu merupakan hari resmi dikukuhkan lulus dan dinobatkan gelar S1. Wisuda akan dilaksanakan nanti pada tanggal.











Kamis, 25 Agustus 2011

Pendadaran : Sebuah Penantian Panjang


Waktu yang di tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Pendadaran! ya tepat tanggal 11 Agustus 2011 akhirnya bisa juga melakukan pendadaran (disemester sepuluh). Setelah sekian lama mengerjakan skripsi sekitar 1 tahun dan juga sempat ganti judul tiga kali. Pendadaran adalah waktu yang aku nanti selama ini. Karena setelah skripsi di acc kemudian langsung melengkapi semua syarat-syarat yang ada.

Sebelum pendadaran tiba aku melakukan karantina diri. Yaitu mencoba mengindari semua kegiatan dan aktivitas yang ada selama ini. Karena pendadaran dilakukan di Bulan Ramadhan maka otomatis kemgiatan ku juga lumayan padat biasaya yang ada di Kauman. Seperti kegiatan di Pemuda Muhammadiyah Kauman dan Pemuda Muhammadiyah Gondomanan. Kegiatan rutin tipa Ramadhan seperti taraweh anak-anak, buka bersama, bakti sosial, tadarus, mc ramadhan, lomba takbiran, kegiatan Masjid Gedhe Kauman, dll. Seminggu sebelum pendadaran semua aktivitas rutin yang selama bertahun-tahun aku lakukan ditinggalkan sementara. Temen-temen di Kauman juga bisa mengerti kalau aku mau pendadaran.

Malam hari sebelum lebaran, rasanya sangat tegang, karena keesokan harinya merupakan penantian panjang selama ini. Nasib kuliah dan juga mahasiswa di tentukan dalam hari itu. pendadaran di lakukan jam 08.00. Tetapi aku berangkat pukul 06.50 ya karena di rumah tidak tenang jadi ya lebih baik berangkat saja. Perasaan panik dan tegang terus menghantui. Akhirnya sudah menunjukkan pukul 08.00 satu dosen sudah datang yang lain belum. Perasaan itu semakin terasa. tepat pukul 08.15 Pendadaran dimulai. 10 menit awal melakukan presentasi hasil dari skripsiku.

Kemudian setelah itu ada sesi tanya jawab. Kemudian tempat duduk berpindah. Nah disaat inilah perasaan gugup sangat terjadi. Pertanyaan dan saran dilakukan oleh 3 dosen penguji Alhamdulillah berhasil dijawab semua dan juga cukup meyakinkan dosen penguji pun juga bilang kalau skripsiku "bagus, lengkap dan sangat detail". Hal yang cukup melegakan, ini menambah rasa optimis kalau aku akan lulus sebentar lagi. Waktu pendadaran dalam jadwal adalah 2 jam yaitu 08.00-10.00 tetapi pendadara dilakukan hanya kurang lebih 40 menit.

Alhamdulillah akhirnya diumumkan langsung waktu itu, kalau aku lulus. Revisi yang ada juga sangat sedikit hanya di kerangka penulisan (EYD), dan juga kesimpulan disuruh menambah. Setelah pendadaran selesai langsung mengerjakan revisi dan juga semuanya langsung di print 3 dan juga langsung di jilid. ALhamdulillah tanggal 11 Agustus itu semuanya sudah selesai semua, dari pendadaran, revisi, da juga jilid. Hanya tinggal menunggu Yudisium dan Wisuda.

Ternyata aku bisa ikut wisuda oktober bareng temen-temen Komunikasi UMY yang periode ini wisuda terbesar 104 dan dari angkatan 2006 ada 26 Mahasiswa. Rasaanya sangat senang sekali karena ini merupakan hal yang aku nanti-nanti dapat wisuda juga.


Ini merupakan nikmat dan berkah Ramadhan dari Allah SWT.
Alhamdulillah :)



Alhamdulillah skripsi selesai


Alhamdulillah tanggal 11 Agustus 2011. Akhirnya aku bisa pendadaran juga akhirnya (ya di semester 10 hehe). Hmmm bisa dibilang sebuah penantian yang panjang hehe. Karena masa mengerjakan skripsi aku itu lumayan lama 1 tahun!. Jika dibilang masa kuliah (teori) sangat lancar. Alhamdulillah IPK juga lumayan bagus karena cumlaude. Mata Kuliah yang mengulang (ikut Semester Pendek) juga cuma sedikit. Jadi bisa dibilang ketika kuliah dengan mengambil mata kuliah semuanya lancar. Tetapi untuk di akhir kewajiban seorang mahasiswa dengan harus mengerjakan skripsi.

Skripsi aku kerjakan ya lumayan lama dan juga sempat ganti judul 3 kali. Lama waktu mengerjakan sekitar 1 tahun. Temen-temen yang ada juga sebagian sudah lulus duluan (waluapun mayoritas belum lulus). Setiap mengerjkaan selalu saja ada hambatan, rasa malas, atau bahkan kesulitan data, dll. Semua itu di jalani dengan rasa senang, suka, sedih, semuanya bercampur menjadi satu. Tuntutan dari orang tua untuk segera lulus juga menambah motivasi dan juga mungkin beban yang terus menghantui.

Tanggal 23 Juli 2011 Akhirnya bisa ikut ujian proposal. Yaitu sebuah Rata Penuhtahap untuk menuju pendadaran ujian BAB 1. Alhamdulillah berjalan lancar dan juga tanpa kendala. Tidak ada "pembataian" cuma sedikit saran saja dari tiga dosen penguji. Senang rasanya :)

Lanjut mengerjakan BAB II dilakukan, dan juga alhadulillah langsung di acc. Kemudian mengerjakan BAB III. Di tahap ini ada rasa ragu dan juga rasa malas karena hampir dipastikan sudah tidak mungkin ikut wisuda Oktober. Temen-temen yang lain sudah daftar pendadaran sedangkan aku baru mau masuk Bab III. wahhhh sangatttt tidakkkk mungkinnnnn! Itulah perasaan yang terus ada dibenaku saat itu. Alhamdulillah IPK juga lumayan bagus karena cumlaude. Karena yang "tidak mungin" maka tidak aku kerjakan dulu, aku menunda mengerjakan.

Kemudian ada temen yang memberitahu kalau masih bisa mendaftar pendadaran, jika pun tidak bisa ikut wisuda oktober. Setidaknya tidak usah bayar registrasi semester gasal (11). Setelah pulang langsung semangat mengerjakan. Padahala BAB III juga baru dapat 8 lembar! AAlhamdulillah dalam waktu 3 hari BAB III dan BAB IV dapat selesai juga dengan mengerjakan total 57 lembar. Sangat melelalhkan memang tapi demi wisuda Oktober semua rela aku lakukan. Syarat-syarat yang ada pun juga belum semuanya aku dapat! Seperti toefl, BTA, BT, foto, dll. Semuanya di kebut dan juga dilengkapi secepat mungkin. Alhamdulillah setelah tiga kali bimbingan kemudian di ACC. Dan akhirnya bisa juga mendaftar dan ikut pendadaran.

Begitu tau bisa ikut pendadaran, dan bisa iktu wisuda bulan oktober senang sekali rasanya. Bisa ikut wisuda bersama temen-temen yang pada periode oktober ini sangat banyak Komunikasi UMY meluluskan dan wisuda 104 mahasiswa dan dari angkatan 2006 ada 26 Mahasiswa. Jumlah yang sangat banyak. Jika tidak ikut wisuda oktober pasti rasana rugi, karena setelah itu kampus pasti serasa sepi. Temen-temen seangkatan sudah pada lulus. Alhamdulillah impian itu menjadi kenyataan.

MAN JADDA WAJADA!!!”
”Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil”.

Selasa, 06 April 2010

Amien Rais Pahlawan Reformasi


PAN atau Partai Amanat Nasional yang dilahirkan pada 23 Agustus 2008 adalah partai reformis. PAN didirikan dari hasil Tanwir Muhammadiyah yang mengatakan perlunya warga Muhammadiyah mewujudkan cita-cita perjuangan melalui bidang politik. Di dukung penuh oleh aktivis pro reformasi dan demokrasi maka PAN di deklarasikan.

Amien Rais didaulat menjadi Ketua Umum dan kemudian Faisal Basri sebagai Sekjend. Amien Rais yang waktu itu telah dianggat menjadi "Pahlawan reformasi" oleh masyarakat karena telah berhasil menggulingkan tirani kekuasaan Soeharto maka menjadi daya tarik dan juga menjadi tokoh yang kharismatik. PAN didukung penuh oleh lapisan masyarakat dan juga tentunya kader Muhammadiyah.

Aku sendiri sangat senang dan cinta mati dengan PAN. waktu itu Aku masih kelas 4 SD waktu PAN dideklarasikan. Kemudian di Yogyakarta PAN juga dideklarasikan dan juga banyak Barisan Simpati bermunculan dimana-mana. Seperti Bhaskara, Ijtihad, Baruna, Blue Safir, Badar, Madani, Ganesha, Ababil, dll. Mereka membentuk barisan simpati dengan suka rela tanpa dibayar bahkan mengeluarkan uang untuk membeli atribut kaos, baju, celana, dan juga bensin untuk kampanye.

kemudian Tahun 1999 Aku waktu itu masih tinggal di Gambiran. kampung yang mayoritasnya dikenal dengan kampung Marhein. Tetapi bersama remaja dan juga anak-anak muda yang lain berusaha untuk meyakinkan warga bahwa PAN adalah Partai yang terbaik, jujur, bersih, dan anti korupsi. Aku walaupun masih kecil sekali tetap semangat dan juga sering ikut kampanye bersama rombongan dari Ijtihad atau Bhaskara dari Kotagede.

Bhaskara merupakan pelopor kampanye modern & atraktif. Karena dengan mengunakan motor dan baris 3 atau 5 kemudian diiringi bunyi knalpot maka melakukan atraksi yang sangat bagus. Bahkan kampanye PAN ini juga mejadi inspirasi partai-partai yang lain di yogyakarta maupun diberbagai daerah di Indonesia. kampanye PAN sangat sopan, tidak pernah memenuhi jalan, pasti setengah, dan apabila lewat didepan orang meninggal pasti knalpot dimatikan dan juga semua disuruh jalan. "LUAR BIASA". Jarang kampanye partai lain mengikuti

Aku hampir tidak pernah absen mengikuti kampanye PAN di yogyakarta. Selalu bersama saudaraku yang tinggal di gambiran dan juga tetanggaku. Bahkan Aku rela mengeluarkan uang saku ku yang waktu itu bisa dikatakan juga gak banyak untuk anak ukuran SD kelas 5. Ketika kampanye dilakukan bukan dihari Ahad, aku berusaha untuk ikut. Yaitu aku selalu memohon kepada orang tua agar dijinkan dan nanti mengikuti pelajaran di Sekolah tidak sampai selesai. Aku pernah membolos sekolah demi untuk kampanye PAN, dan bilang ke orang tua kalo libur karena ada rapat guru... hehe :)

Aku juga ikut membuat bendera dan juga memasang sampai malam hari, walaupun waktu itu masih kecil dan juga besoknya sekolah, tetapi Orang tua selalu mengiinkan dengan syarat belajar terlebih dahulu. Memasang bendera di kampung dan juga di sepanjang jalan.

Amien Rais memang menajdi tokoh idolaku sejak kecil. Ketika Muktamar di Aceh tahun 1995 aku mulai mengenal Amien Rais (padahal waktu itu aku baru kelas 2 SD). Ayah ku selalu menceritakan sosok Amien Rais yang berani, jujur, cerdas dan juga selalu menentang kebijakan Orde Baru yang tidak pro rakyat. hampir selalu aku mengikuti berita dan informasi tentang Amien Rais dan juga selalu mengikuti pembincaraan orang dewasa "nguping".

Ketika pada Pemilu 1999 perolehan suara PAN memang kurang besar hanya mampu sekitar 7,8 %. Namun prestasi itu talah berhasil mengangkat Amien Rais sebagai Ketua MPR. yang telah mampu menorehkan tinta emas dalam sejarah MPR. diantaranya adalah berhasil mengamandemen UUD seperti dalam pasal pemilihan Presiden & Wakil Presiden dipilih langsung oleh rakyat, pembatasan jabatan Presiden 2 Periode.

Pada tahun 2004 ketika Pemelihan Presiden secara langsung, Amien Rais mencalonkan diri bersama Siswono Yudohusodo. Aku senang bukan main. Karena saat yang telah di tunggu akhirnya datang juga. Aku juga bersamangat kampanye bersama Baruna dan juga warga Kauman Yogyakarta. Aku berharap dalam Pemilu itu dapat terpilih pemimpin yang benar-benar dapat membuat bangsa ini segera keluar dari krisis dan juga menjadi negara yang disegani oleh bangsa lain dan juga menjadi macan asia lagi.

namun semua berkata lain Amien Rais gagal terpilih sebagai Presiden karena hanya mampu memperoleh 16 % suara. Sehingga tidak lolos putaran kedua. Ternyata masyarakat Indonesia tidak mau berubah. mereka lebih senang dipimpin oleh orang yang bermodal tampang dari pada bermodal otak. Amin Rais yang telah membangun reformasi dari 0 ternyata tidak dinggap berjasa oleh masyarakat. Mereka justru memilih orang-orang yang tidak "berkeringat" dalam reformasi. Demokrasi yang dibangun susah payah ternyata harus dinodai oleh orang-orang reformis gadungan.

Aku waktu itu jadi berpikir, pantas saja jika Indonesia tidak pernah bisa maju, karena masyarakatnya ternyata tidak mau dipimpin oleh orang yang berani, jujur, cerdas, reformi. Ingat Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum dia mengubah nasibnya sendiri. Artinya adalah kita disuruh berusaha semaksimal mungin dengan cara apa? ya dengan memilih pemimpin yang amanah, sidiq, tablig, dan fathnah. masyarat Indonesia hanya menjadi termajinalkan oleh negara-negara lain akibat tidak mau berubah dan terus saja dikuasai asing.

UU Migas, UU pertanian, UU Penanaman Modal Asing, UU Kehutanan, UU BUMN, UU Perbankan, dll adalah bukti nyata bahwa kita saat ini belum merdeka dan masih dalam pengaruh asing yang masih kuat. Kenapa kita mau memilih pemimpin yang mau tunduk dan patuh kepada asing. Kita negara berdaulat, kita negara mandiri, kita negara Indonesia yang harus bisa berani.

Dibutuhkan figur Amien Rais di Indonesia yang dapat berani terhadap asing dan berani secara tegas. Semoga akan muncul generasi seperti Amien Rais yang dapat membuat Indonesia menjadi negara yang Sejahtera, adil dan makmur terutama dari kalangan Muhammadiyah. Amien.




Senin, 05 April 2010

Lomba Debat AMM Kota Jogja




Pada haru Ahad yang lalu 4 April 2010. AMM Kota Jogja menyelenggarakan Debat Kader. Saya mengikuti lomba tersebut mewakili dari AMM Kauman / PCPM Gondomanan bersama Lifthya Akmala dan Azka Ramadhan.

Ada yang aneh dalam lomba debat itu. Karena sebelumnya peserta ganti-ganti! Pada awalnya yang ikut adalah Saya, Azka dan Prama. Namun karena ada acara di Sekolahnya maka kemudian Prama mengunurkan diri dan Kemudian digantikan oleh Manti.

Tetapi Manti pun juga menyatakan tida bisa karena sesuatu hal. Kemudian diganti oleh
Lifthya Akmala atau Iffah. Debat yang katanya dimulai pukul 08.00 itu molor hampir 2 jam. karena baru bertemu 3 orang itu (Aku, Iffah dan Azka) maka kami kami pun saling berdiskusi untuk mengatur strategi.

Seperti soal fatwa rokok, poligami, bunga bank, dll. Kemudian debat dimulai dan kami pun menjawab pertanyaan-pertanyaan dari moderator dan juri. Tentang isu bom bunuh diri, libur hari jum'at,SDIT, dll. Ada yang menarik ketika kami mendapatkan pertanyaan tentang "cara pembuatan sim dengan nembak".

kami menjawab bahwa itu tetap tidak bisa dilakukan karena suap, dan suap juga termasuk haram. Harus ada solusi untuk memecahkan masalah itu. karena hal itu telah mendarah daging dan sudah dianggap biasa baik oleh masyarakat maupun oleh Polisi. Budaya instan yang "serba ingin serba cepat" tanpa melalui proses adalah salah satu penyebabnya.

Tetapi anehnya kami bertiga (aku, Iffah dan Azka) membuat SIM itu "ternyata juga melalui nembak". hehe :p

Alhamdulillah kami lolos ke babak final disitu kami di serang tentang pertanyaan. mengapa banyak sekolah Muhammadiyah berganti dengan SDIT. Sebenarya jika kita mengabungkan konsep SDIT dengan Muhammadiyah yang sudah baik maka akan terjadi sekolah yang luar biasa. tetapi tidak merubah Ideologi Muhammadiyah. Karena sampai kapanpun Ideologi Muhammadiyah adalah harga mati !

Sebenarnya KHA Dahlan dulu juga meniru konsep pendidikan Belanda yang notabene adalah "kafir". Dulu sekolah-sekolah Islam dan juga pondok pesantren Islam semuanya masih mnenggunakan cara konvensionala sekali. Mereka sekolah hanya lesehan, tanpa seragam, tanpa menggunakan meja, kursi, papan tulis dan menggunakan sarung.

KHA Dahlan mendobrak cara-cara konvensional itu dengan cara merombak, merevolusi, menginovasi itu dengan meniru cara Belanda. Sekolah Muhammadiyah menggunakan seragam, meja, kursi, papan tulis, boleh menggunakan celana panjang. TETAPI IDEOLOGI TETAP MENGGUNAKAN MUHAMMADIYAH.

jadi jika kita mengadopsi cara SDIT tetapi Ideologi tetap menggunakan Muhammadiyah, dan juga segmentasi akan lebih luas kenapa tidak ?


Oh ya, semoga kami menang dalam lomba debat AMM Kota Jogja. Amien

INDONESIA DI KEPUNG ASING!!!


Indonesia merupakan negara yang berada dikawasan Asia Tenggara. Indonesia yang saat ini mempunyai penduduk sekitar 220 juta. Namun lebih dari 50 juta masyarakatnya berada dalam garis kemiskinan. Kita telah merdeka lebih dari 65 tahun namun hanya sedikit sekali yang benar-benar dapat menikmati "kemerdekaan".

Masyarakat Indonesia saat ini memang tidak mengalami penjajahan secara fisik lagi. Namuun penjajahan dalam bidang lain kita masih mengalami bahkan lebih parah. Saat ini Indonesia yang mempunyai Sumber Daya Alam yang sangat banyak mulai dari minyak, gas alam, batu bara, dll telah menjadi incaran bagi asing.

Negeri yang di bangun dengan susah payah ini ternyata telah digadaikan oleh para orang-orang yang bermental kapitalis. Seperti dengan privatisasi BUMN yang secara membabi buta seperti Indosat, BCA, Semen Gresik, kapal tanker pertamina, Blok Cepu, dll.

Dalam blok cepu disitu terdapat kandungan minyak yang sangat besar. Pemerintah ternyata lebih percaya memberikan eksplorasi minyak kepada pihak Amerika dalam hal ini Exxon. Padahal Pertamina sendiri mampu untuk eksplorasi minya tersebut. Ada hal aneh lagi dalam kasus Freeport yang dulu perusahaan emas yang sangat kecil. Namun setelah mengeksplorasi emas secara membabi buta di papua maka menjadi perusahaan emas no 1 di Dunia. Di sana terdapat kandungan emas terbesar di dunia, dan bahkan ada perak, tembaga, nikel, uranium. Belum lagi blok natuna yang diperebutkan karena menyimpan cadangan minyak terbesar didunia.

Tidak cukup sampai disini kepentingan asing memang sangat kuat disini. Mereka ada dalam lingkaran kekuatan setan yang telah mengakar seperti memberikan bantuan kredit kepada negara berkembang termasuk Indonesia kemudian mendekte dengan cara sesuka hatinya. Melalui IMF, ADB, World Bank,dll. Mereka telah berhasil menekan pemerintah melalui regulasi di dalam negeri seperti UU Migas, UU pertanian, UU Penanaman Modal Asing, UU Kehutanan, UU BUMN, UU Perbankan, dll.

Dengan cara membuat UU itu maka mereka secara "sah" telah berhasil merampok uang Indonesia untuk dibawa kenegaranya. Undang-undang itu semuanya intinya membolehkan asing menguasai ekonomi, pertanian, migas di Indonesia.

Menurut pakar ekonomi Kwik Kwan Gie Indonesia melalui Pertamina hanya menguasai 8 % pengelolaan migas. Sedangkan 92 % telah dikuasai oleh Asing diseluruh wilayah Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke. Perusahaan itu seperti caltek, Exxon, Shell,Freeport, dll telah menjarah kekayaan dalam negri kita. bahkan setelah melalukan eksplorasi tidak melakukan rehabilitasi terhadap lingungkan sehingga menyebakan bahaya bagi masyarakat yang ada disekitar.

Sang Pahlawan Reformasi Amien Rais bahkan mengatakan bahwa Indonesia hanya menjadi bangsa jonggos. yaitu bangsa kuli di negeri sendiri. Melalui kontrak karya yang mencapai 30 tahun kita tidak bisa apa-apa dengan adanya eksplorasi terhadap kekayaan negeri kita.

Perlu adanya langkah keberanian untuk menyadarkan para penyelenggara negara dan juga masyarakat. bahwa sekarang ini penjajahan terhadap bangsa kita semakin gila. INDONESIA DI KEPUNG ASING!!! dan ini harus kita lawan. Inilah merupakan bentuk Jihad kita terhadap perampasan hak yang seharusnya milik kita. Kita benar jadi kenapa mesti takut.

Pemerintah seharusnya berani melakukan renegosisasi kontrak terhadap perusahaan-perusahaan yang telah merampas, merampok, membajak, memalak, menjarah dan juga telah maling. Indonesia harus mendapatkan keutungan yang adil. minimal 75 % dari seluruh pendapatan ekspolrasi. dann juga perlu adanya audit ekspolarsi dan juga rehabilitasi lingkungan. Jika tidak mau silahkan angkat kaki dari Indonesia.

Jika Brasil, Argentina, Venezuela, India berhasil kenapa kita tidak!
Indonesia pernah menjadi macan Asia. Saatnya kita kembalikan kejayaan Indonesia lagi.
harus berani, harus mau, harus bisa, dan harus berhasilngeri sendiri.